Kamis, 08 Januari 2015
Siapa diri kita?
Siapa diri kita ?
Hingga mampu membenarkan apa yang kita kerjakan.
Merasa yakin kita akan masuk ke surga.
Merasa bangga dengan jalan yang kita pilih.
Merasa besar daripada yang lain.
Padahal belum tentu... Kita yang akan masuk surga.
Ada orang yang selama hidupnya bergelimangan dosa. Ia sudah menjalankan seluruh maksiat. Tapi akhir hidupnya indah masuk kesurga. Karna niat dalam dirinya yang kuat untuk bertaubat.
Jadi jangan bangga dengan hidayah yang kini kita miliki.
Karna sejatinya perjalanan kita masih panjang dan tak tahu kapan mati menjelang.
Tidak tahu apakah kita mati dalam keadaan khusnul khatimah atau sebaliknya ?
Semasa hidup kita boleh berbangga diri merasa bersyukur hidup dengan menjalankan segala kewajiban dan menjalankan segala sunnahNya.
Tapi ternyata ketika menghadap kematian, Allah ambil hidayahnya dan Allah masukan ia ke neraka.
Karna apa ? Karna ternyata selama ini amalan yang dikerjalan hanya mengharap "pujian" dari manusia !!! Naudzubillah...
Selama ini ia ingin dipandang, dipuji, dan didengar oleh manusia. Hingga ia lupa bahwa Allah yang memberi segala kebaikan dalam hidupnya, adalah dzat yang maha pecemburu.
Jadi mengapa kita sombong dengan hijrah kita ??? Kita asingkan diri dari teman-teman yang tidak sepaham dengan kita.
Kita asik mencari kekurangan orang lain, sibuk menghias perjalan kita menuju surga, hingga kadang lupa ada keluarga, teman dan ummat yang masih menjadi tanggung jawab kita.
Kenapa harus mengekslusifkan diri ? Mengapa sulit untuk menunjukan ketawadhuan dengan duduk bersama mereka yang masih awam dan masih merangkak dalam mencari ilmu ?
Mengapa kita merasa benar dan yang lain salah ? Karna tak sejalan oleh pilihanmu ?
Jika pun benar mengapa sulit untuk mengajak dengan cara yang baik ? Mengapa harus mengejek ? Mengapa harus menggebuk, apa susahnya merangkul ?
Lupakah siapa kita dimasa lalu ??? Apa perlu Allah tunjukan aib2 kita pada mereka ???
Jangan merasa menjadi malaikat bila hati masih banyak penyakit.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar