Kapan terakhir menangis karena nikmat-Nya??? Terkadang tanpa
kita sadari... kita menangis, mengingat-Nya ketika kita diberi kesakitan,
kesusahan, kita ingat pada-Nya. Tapi... apa pernah kita menangis ketika Allah
berikan kita nikmat yang bertubi-tubi???
Saya yakin kebanyakan dari kita khususnya saya pun ketika
diberi nikmat kadang lupa bahkan pura-pura pikun. Kita lupa siapa yang kasih
kebahagian itu, siapa yang kasih nikmat itu...
Ada yang diberi nikmat dengan harta yang melimpah. Allah
permudah segala urusannya. Allah lancarkan dagangannya. Allah baguskan
jabatannya. Tapi setelah semua dirai??? Ia seakan lupa siapa yang kasih itu
semua!!! Kita lebih asik menghabiskan waktu dengan meja kerja kita, dengan
tumpukan kertas perjanjian bermiliyran rupiah. Kita korbankan waktu kita untuk
Allah. Demi lembaran rupiah. Yang pada nantinya tidak akan dibawa keliang
kubur!!!
Ada yang diberi kenikmatan dengan menikah, namun setelah
menikah bukan menjadi semangat ibadah, malah menurun kualitas ibadahnya !
karena apa??? Mereka sibuk berkasih sayang. Hingga lupa siapa yang menyatukan
mereka. Ingat! Suami, istri dan juga anak-anak itu juga merupakan ujian yang
menghalangimu untuk dekat kepada-Nya.
Ada yang diberi kenikmata dengan kecantikan/ketampanan. Ia
menjadi terkenal, karena fisik yang begitu indah. Hingga ia lupa siapa yang
menciptakan itu semua!!! Ia bangga ketika dipuji, ia senang ketika di ingat.
Sehingga tak terasa ada penyakit hati yang menggerogoti tubuhnya. Yaitu UJUB
dan RIYA. Setiap harinya ia sibuk hanya mencari penilaian manusia semata. Ia
lupa mencari wajah Allah.
Maaaaaaaaar makasih banget renungan pagiini . Bermanfaat sekali . Alhamdulillaaah love u maaar ♥♥
BalasHapusSubhanallah, terimakasih renungannya. Semoga bisa membuat rasa syukur saya semakin bertambah :)
BalasHapussemoga dengan renungannya kita semua sadar dalam mensyukuri nikmat-Nya..
BalasHapusamin ya rabbal alamin tetap istikomah yaa beb :D
BalasHapusRenungan yang hebat
BalasHapusRenungannya subhanallah :)
BalasHapussubhanallah, terimakasih renungannya sobattt :)
BalasHapusbacanya bikin merinding... makasih bangett renungannya :)
BalasHapus