Rabu, 24 Desember 2014

Renungan Diri



Kapan terakhir menangis karena nikmat-Nya??? Terkadang tanpa kita sadari... kita menangis, mengingat-Nya ketika kita diberi kesakitan, kesusahan, kita ingat pada-Nya. Tapi... apa pernah kita menangis ketika Allah berikan kita nikmat yang bertubi-tubi???
Saya yakin kebanyakan dari kita khususnya saya pun ketika diberi nikmat kadang lupa bahkan pura-pura pikun. Kita lupa siapa yang kasih kebahagian itu, siapa yang kasih nikmat itu...
Ada yang diberi nikmat dengan harta yang melimpah. Allah permudah segala urusannya. Allah lancarkan dagangannya. Allah baguskan jabatannya. Tapi setelah semua dirai??? Ia seakan lupa siapa yang kasih itu semua!!! Kita lebih asik menghabiskan waktu dengan meja kerja kita, dengan tumpukan kertas perjanjian bermiliyran rupiah. Kita korbankan waktu kita untuk Allah. Demi lembaran rupiah. Yang pada nantinya tidak akan dibawa keliang kubur!!!
Ada yang diberi kenikmatan dengan menikah, namun setelah menikah bukan menjadi semangat ibadah, malah menurun kualitas ibadahnya ! karena apa??? Mereka sibuk berkasih sayang. Hingga lupa siapa yang menyatukan mereka. Ingat! Suami, istri dan juga anak-anak itu juga merupakan ujian yang menghalangimu untuk dekat kepada-Nya.
Ada yang diberi kenikmata dengan kecantikan/ketampanan. Ia menjadi terkenal, karena fisik yang begitu indah. Hingga ia lupa siapa yang menciptakan itu semua!!! Ia bangga ketika dipuji, ia senang ketika di ingat. Sehingga tak terasa ada penyakit hati yang menggerogoti tubuhnya. Yaitu UJUB dan RIYA. Setiap harinya ia sibuk hanya mencari penilaian manusia semata. Ia lupa mencari wajah Allah.

8 komentar:

  1. Maaaaaaaaar makasih banget renungan pagiini . Bermanfaat sekali . Alhamdulillaaah love u maaar ♥♥

    BalasHapus
  2. Subhanallah, terimakasih renungannya. Semoga bisa membuat rasa syukur saya semakin bertambah :)

    BalasHapus
  3. semoga dengan renungannya kita semua sadar dalam mensyukuri nikmat-Nya..

    BalasHapus
  4. amin ya rabbal alamin tetap istikomah yaa beb :D

    BalasHapus
  5. subhanallah, terimakasih renungannya sobattt :)

    BalasHapus
  6. bacanya bikin merinding... makasih bangett renungannya :)

    BalasHapus